Pages

January 19, 2011

What a pity

Uggh, udah beberapa hari ini i  have this thing on my mind. It's about one of my customers. Jadi ceritanya customer satu ini invoice-nya udah outstanding lama banget dan setiap kali gue hubungi mereka selalu aja ada alasan. Mulai dari 'oke bu saya cek dulu nanti saya kabari" yang mana dia gak pernah menghubungi balik. Oh iya, lucunya lagi bagian finance di kantor itu untouchable banget. Jadi untuk nanya ini itu seputar tagihan gak bisa langsung ke mereka, musti ke bagian operationalnya yang berhubungan langsung dengan pemesanan truk. Jadilah saya bolak balik nelp si cp ini dan nanti dia yang akan mencari info ke bagian keuangannya.

Jadi intinya, mereka itu ga pernah ngasih jawaban yang memuaskan. Tiap kali gue tanya ttg tagihan gw, mereka selalu aja ngalor ngidul:

Gue: *nanya tagihan*

W: "iya bu, ntar saya tanyakan dulu. nanti saya hub ibu lagi" (yang pada kenyataannya ga pernah dia lakukan*

Gue: *nanya lagi*

W: "bu, invoicenya sudah masuk kasir cuma lg nunggu ttd pak Agam, lagi keluar kota" (dan ga tau kapan pulangnya)

Then gue coba nanya ke yang lain.

Gue: "Mba gimana dgn tagihan saya ini bla bla.."a

R: "ya di tunggu aja ya mbak.." (nada judes)

Gue: "lho di tunggu gmn mba, ini udah lewat jatuh tempo lho, sy ga bisa nunggu gak pasti gini" (masih sabar)

R: "ya saya ga tau mba kan saya bukan kasirnya" (nada lebih judes lagi)

Gue: "mba ini gimana sih saya ga boleh berhubungan langsung dengan keuangan, harus melewati mba, tapi mba malah bilang ini buka urusan mba. Kita ini kan kerjasama mba. Bukan cuma saya yg butuh mba tp mba juga butuh jasa saya.."

R: *telp ditutup*

Giling, hebat ya bok. Belum selesai gue ngomong dia udah main tutup telp aja.

Gue telp resepsionis berusahan telp bagian keuangan.

Gue: "Halo, bisa dengan pak A?"

RS: "Dari mana?"

Gue: "Dari PT ....."

RS: "Ada urusan apa ya dengan Pak A?" (judes)

Gue: "Mau nanya pembayaran mba"

RS: "O gak bisa. ke W aja. dia kan tau brp yg mau di trf" (tambah judes , nada tinggi)

Gue: "lho barusan sy udah telp W dan dia bilang dia ga tau brp jumlah yg mau di trf dan kapan mau di trf. gimana sih kok beda beda gini infonya."

RS: *dengan kesel nyambungin telp* *ga nyambung* "Pak A nya gak ditempat" (udah judes abis)


Eh ya oloooo, resepsionis aja galaknya minta ampun!

Yang paling dahsyat ni ya..gw biasa bbm-an dengan atasan si W dan R. Orangnya unpredictable, kadang friendly kadang nyeleneh.

Gue: 'Bu, bantuin saya dong..kapan lagi ya ada pembayaran buat saya. udah jatuh tempo bu"

N: "Bulan apa?" , Ke W aja ya..itu bukan urusan saya

Gue: "udah bu, W sama N mah boongin saya.:( "

N: "Boongin gimana?"

Gue: " Katanya jumat kmrn di trf taunya sampe senin ini belum masuk juga"

N: "Sori saya mau meeting!!"

Gue: "Oke bu, nanti kita chat lagi ya :)"

Gilaaaa, kurang keren gimana cobaaa tuh! dahsyat banget, mulai dari supervisor sampe anak buahnya sampe resepsionis dahsyat abissss. Heran gue, mereka yang nunggak kok pas di tagih malah balik jutekin gue??

Sayang banget deh, padahal mereka perusahaan produsen elektronik yang ternama lho. Gue yakin hampir tiap rumah pasti punya produk mereka. entah itu magicom, kipas angin, blender, dispenser, dll Tapi kok ya karyawannya gak beretika gitu. What a pity.

Idenya siapa dulu...idenya....*sensor*


********************************************************************************************************************************

**Nama yang ada disamarkan

0 komentar:

Post a Comment