Alhamdulillah capek banget hari ini. Udah jam 7 malem dan masih di busway juga.
Jujur aja, capek. Capek banget. Tapi ini sudah resiko kerja di ahensi.
Sebenernya kalo capek doang sih gak masalah ya. Cuma kok perasaan gak tenang begini. Disatu sisi merasa harus segera pulang karena punya tanggung jawab sama anak di rumah. Tp disisi lain, gak enak juga ninggalin temen2 lain yang masih kerja di kantor. Apalagi memang gw sendiri masih ada kerjaan yang belum selesai. Tapi kalau di bilang urgent bgt sehingga gw harus stay di kantor sih gak juga. Gw rasa besok msh bisa gw kerjain. Well, mudah2an temen2 and most importantly bos gak masalah ya dengan itu.
InsyaAllah gw tau lah kapan gw bener2 harus lembur dan kapan gw gak musti pulang telat.
Seabrek kerjaan menanti utk di kerjakan besok. And to be honest, I like doing the job. I feel happy. I hope everyone would be happy too with me working, both my colleagues and kid+hubby :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Reminiscing
R e m e m b e r T h e G o o d s , F o r g e t T h e R e s t
November 9, 2011
November 8, 2011
Closure
Melihat seorang teman yang belum menikah. Sedang dalam perjalanannya untuk segera melabuhkan hati. Aku jadi teringat jaman ketika aku seperti dia.
Galau. Galau. Dan Galau. Sering sekali.
Yap kalau di ingat-ingat, kisah percintaan sebelum menikah dulu penuh drama dan lika liku. Semua itu bikin aku bersyukur atas keadaanku sekarang. Married. Happily.
Yes. I have always wanted to be married. Somehow by being married, made my mental state better. I dun know how to describe it better. All I know is, I am now is happier than before.
No more galau - galau gak jelas :p
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Galau. Galau. Dan Galau. Sering sekali.
Yap kalau di ingat-ingat, kisah percintaan sebelum menikah dulu penuh drama dan lika liku. Semua itu bikin aku bersyukur atas keadaanku sekarang. Married. Happily.
Yes. I have always wanted to be married. Somehow by being married, made my mental state better. I dun know how to describe it better. All I know is, I am now is happier than before.
No more galau - galau gak jelas :p
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Where you belong
Pernah gak menjadi orang baru di sebuah komunitas?
Setelah beberapa waktu, kamu mulai men-scan orang2 yang ada dan kelompok2 yang ada.
Ada sebuah kelompok yang kamu pikir 'cool' dan kamu ingin menjadi bagian dari mereka.
Ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama mereka.
Tapi kemudian kamu sadar bahwa kamu gak nyaman berada bersama mereka.
Bahwa sesungguhnya ada kelompok teman yang tidak se'cool' yang kamu pikir,
tapi sesungguhnya bersama mereka kamu merasa lebih nyaman dan bisa menjadi diri
sendiri dan merasa lebih di terima dan juga memiliki lebih banyak kesamaan.
Have you found where you belong?
Setelah beberapa waktu, kamu mulai men-scan orang2 yang ada dan kelompok2 yang ada.
Ada sebuah kelompok yang kamu pikir 'cool' dan kamu ingin menjadi bagian dari mereka.
Ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama mereka.
Tapi kemudian kamu sadar bahwa kamu gak nyaman berada bersama mereka.
Bahwa sesungguhnya ada kelompok teman yang tidak se'cool' yang kamu pikir,
tapi sesungguhnya bersama mereka kamu merasa lebih nyaman dan bisa menjadi diri
sendiri dan merasa lebih di terima dan juga memiliki lebih banyak kesamaan.
Have you found where you belong?
January 19, 2011
What a pity
Uggh, udah beberapa hari ini i have this thing on my mind. It's about one of my customers. Jadi ceritanya customer satu ini invoice-nya udah outstanding lama banget dan setiap kali gue hubungi mereka selalu aja ada alasan. Mulai dari 'oke bu saya cek dulu nanti saya kabari" yang mana dia gak pernah menghubungi balik. Oh iya, lucunya lagi bagian finance di kantor itu untouchable banget. Jadi untuk nanya ini itu seputar tagihan gak bisa langsung ke mereka, musti ke bagian operationalnya yang berhubungan langsung dengan pemesanan truk. Jadilah saya bolak balik nelp si cp ini dan nanti dia yang akan mencari info ke bagian keuangannya.
Jadi intinya, mereka itu ga pernah ngasih jawaban yang memuaskan. Tiap kali gue tanya ttg tagihan gw, mereka selalu aja ngalor ngidul:
Gue: *nanya tagihan*
W: "iya bu, ntar saya tanyakan dulu. nanti saya hub ibu lagi" (yang pada kenyataannya ga pernah dia lakukan*
Gue: *nanya lagi*
W: "bu, invoicenya sudah masuk kasir cuma lg nunggu ttd pak Agam, lagi keluar kota" (dan ga tau kapan pulangnya)
Then gue coba nanya ke yang lain.
Gue: "Mba gimana dgn tagihan saya ini bla bla.."a
R: "ya di tunggu aja ya mbak.." (nada judes)
Gue: "lho di tunggu gmn mba, ini udah lewat jatuh tempo lho, sy ga bisa nunggu gak pasti gini" (masih sabar)
R: "ya saya ga tau mba kan saya bukan kasirnya" (nada lebih judes lagi)
Gue: "mba ini gimana sih saya ga boleh berhubungan langsung dengan keuangan, harus melewati mba, tapi mba malah bilang ini buka urusan mba. Kita ini kan kerjasama mba. Bukan cuma saya yg butuh mba tp mba juga butuh jasa saya.."
R: *telp ditutup*
Giling, hebat ya bok. Belum selesai gue ngomong dia udah main tutup telp aja.
Gue telp resepsionis berusahan telp bagian keuangan.
Gue: "Halo, bisa dengan pak A?"
RS: "Dari mana?"
Gue: "Dari PT ....."
RS: "Ada urusan apa ya dengan Pak A?" (judes)
Gue: "Mau nanya pembayaran mba"
RS: "O gak bisa. ke W aja. dia kan tau brp yg mau di trf" (tambah judes , nada tinggi)
Gue: "lho barusan sy udah telp W dan dia bilang dia ga tau brp jumlah yg mau di trf dan kapan mau di trf. gimana sih kok beda beda gini infonya."
RS: *dengan kesel nyambungin telp* *ga nyambung* "Pak A nya gak ditempat" (udah judes abis)
Eh ya oloooo, resepsionis aja galaknya minta ampun!
Yang paling dahsyat ni ya..gw biasa bbm-an dengan atasan si W dan R. Orangnya unpredictable, kadang friendly kadang nyeleneh.
Gue: 'Bu, bantuin saya dong..kapan lagi ya ada pembayaran buat saya. udah jatuh tempo bu"
N: "Bulan apa?" , Ke W aja ya..itu bukan urusan saya
Gue: "udah bu, W sama N mah boongin saya.:( "
N: "Boongin gimana?"
Gue: " Katanya jumat kmrn di trf taunya sampe senin ini belum masuk juga"
N: "Sori saya mau meeting!!"
Gue: "Oke bu, nanti kita chat lagi ya :)"
Gilaaaa, kurang keren gimana cobaaa tuh! dahsyat banget, mulai dari supervisor sampe anak buahnya sampe resepsionis dahsyat abissss. Heran gue, mereka yang nunggak kok pas di tagih malah balik jutekin gue??
Sayang banget deh, padahal mereka perusahaan produsen elektronik yang ternama lho. Gue yakin hampir tiap rumah pasti punya produk mereka. entah itu magicom, kipas angin, blender, dispenser, dll Tapi kok ya karyawannya gak beretika gitu. What a pity.
Idenya siapa dulu...idenya....*sensor*
********************************************************************************************************************************
**Nama yang ada disamarkan
Jadi intinya, mereka itu ga pernah ngasih jawaban yang memuaskan. Tiap kali gue tanya ttg tagihan gw, mereka selalu aja ngalor ngidul:
Gue: *nanya tagihan*
W: "iya bu, ntar saya tanyakan dulu. nanti saya hub ibu lagi" (yang pada kenyataannya ga pernah dia lakukan*
Gue: *nanya lagi*
W: "bu, invoicenya sudah masuk kasir cuma lg nunggu ttd pak Agam, lagi keluar kota" (dan ga tau kapan pulangnya)
Then gue coba nanya ke yang lain.
Gue: "Mba gimana dgn tagihan saya ini bla bla.."a
R: "ya di tunggu aja ya mbak.." (nada judes)
Gue: "lho di tunggu gmn mba, ini udah lewat jatuh tempo lho, sy ga bisa nunggu gak pasti gini" (masih sabar)
R: "ya saya ga tau mba kan saya bukan kasirnya" (nada lebih judes lagi)
Gue: "mba ini gimana sih saya ga boleh berhubungan langsung dengan keuangan, harus melewati mba, tapi mba malah bilang ini buka urusan mba. Kita ini kan kerjasama mba. Bukan cuma saya yg butuh mba tp mba juga butuh jasa saya.."
R: *telp ditutup*
Giling, hebat ya bok. Belum selesai gue ngomong dia udah main tutup telp aja.
Gue telp resepsionis berusahan telp bagian keuangan.
Gue: "Halo, bisa dengan pak A?"
RS: "Dari mana?"
Gue: "Dari PT ....."
RS: "Ada urusan apa ya dengan Pak A?" (judes)
Gue: "Mau nanya pembayaran mba"
RS: "O gak bisa. ke W aja. dia kan tau brp yg mau di trf" (tambah judes , nada tinggi)
Gue: "lho barusan sy udah telp W dan dia bilang dia ga tau brp jumlah yg mau di trf dan kapan mau di trf. gimana sih kok beda beda gini infonya."
RS: *dengan kesel nyambungin telp* *ga nyambung* "Pak A nya gak ditempat" (udah judes abis)
Eh ya oloooo, resepsionis aja galaknya minta ampun!
Yang paling dahsyat ni ya..gw biasa bbm-an dengan atasan si W dan R. Orangnya unpredictable, kadang friendly kadang nyeleneh.
Gue: 'Bu, bantuin saya dong..kapan lagi ya ada pembayaran buat saya. udah jatuh tempo bu"
N: "Bulan apa?" , Ke W aja ya..itu bukan urusan saya
Gue: "udah bu, W sama N mah boongin saya.:( "
N: "Boongin gimana?"
Gue: " Katanya jumat kmrn di trf taunya sampe senin ini belum masuk juga"
N: "Sori saya mau meeting!!"
Gue: "Oke bu, nanti kita chat lagi ya :)"
Gilaaaa, kurang keren gimana cobaaa tuh! dahsyat banget, mulai dari supervisor sampe anak buahnya sampe resepsionis dahsyat abissss. Heran gue, mereka yang nunggak kok pas di tagih malah balik jutekin gue??
Sayang banget deh, padahal mereka perusahaan produsen elektronik yang ternama lho. Gue yakin hampir tiap rumah pasti punya produk mereka. entah itu magicom, kipas angin, blender, dispenser, dll Tapi kok ya karyawannya gak beretika gitu. What a pity.
Idenya siapa dulu...idenya....*sensor*
********************************************************************************************************************************
**Nama yang ada disamarkan
July 19, 2010
Kantor dan Art
Kantor
Duh, mellow bgt gue hari ini. Memang akhir2 ini gak semangat bgt di kantor. Mau kerja jadi males bgt. Situasi kantor mmg jd kurang kondusif sekarang semenjak ditinggal si bos. jadilah cuma kita anak2 bawang yang kayak kehilangan induk. Sepi juga. karena gak ada teman sebaya. Temen kantor yg lain masih bocah semua. Mau ngobrol ya sekenanya aja karena dunia kami berbeda.
Si Santi skrg udah di tarik ke pool. Jadi berkurang deh penduduk kantor. Tinggal gue, ami, nuri, dita, muh, dan sarrah. tp muh dah sarah banyakan di luar kantor. practically gw sendirian doang di ruangan.
oya, di pagar kantor skrg juga udah dipasang papan bertuliskan "Rumah Dijual". yes, gak tau lah apa maunya si bos. klo kantor ini udah kejual kita bakal kemana GAK TAU. ada rumor katanya mau beli ruko dimanalah belum jelas, trus mau pindah ke pool-lah,. pool nya juga mau pindahlah. ah,gak jelas!
sebete2nya sama nih kantor, tetep blm bs pindah. krn cuma di kantor ini gue bisa punya waktu yang fleksibel buat ketemu Kheif dan bawa Kheif ke dokter. Jadi biarpun membosankan yah di tahan2 aja dulu, demi anak.
ternyata bukan cuma gue doang yang gak betah. Nuri, Santi, dan Ami juga ga betah. Alasannya bervariasi. Tapi tetep ada satu kesamaan, yaitu GAK TAHAN sama seorang karyawan laen di Pool! Gilak ya, segitu berpengaruhnya si orang itu sampe2 semua jadi gak betah. padahal orang itu juga bukan bos disini, cuma kesayangan bos. bageusss. hebringlah dia.
ART
Bulan puasa sebentar lagi, Lebaran juga :) Seneng Sedih deh. Seneng ketemu puasa dan lebaran lagi. Sedih karena harus berpusing2 nyari ART alias pembantu lagi. Karena pembantu yang sekarang pas ditanya mau balik apa engga habis lebaran nanti, bilangnya "belum pasti". Yuk mareee!
tapi ya gue siap2 aja buat kemungkinan terburuk. Jangankan habis lebaran. Seminggu sebelum lebaran kan dia udah pulkam. Nah, begimanakah nasib gue dan Kheif?? Gue kan masih harus ke kantor. Well, i honestly don't know what to do. Kita liat ajalah nanti.
Sekian nyampah kali ini. *radaPlong*
Duh, mellow bgt gue hari ini. Memang akhir2 ini gak semangat bgt di kantor. Mau kerja jadi males bgt. Situasi kantor mmg jd kurang kondusif sekarang semenjak ditinggal si bos. jadilah cuma kita anak2 bawang yang kayak kehilangan induk. Sepi juga. karena gak ada teman sebaya. Temen kantor yg lain masih bocah semua. Mau ngobrol ya sekenanya aja karena dunia kami berbeda.
Si Santi skrg udah di tarik ke pool. Jadi berkurang deh penduduk kantor. Tinggal gue, ami, nuri, dita, muh, dan sarrah. tp muh dah sarah banyakan di luar kantor. practically gw sendirian doang di ruangan.
oya, di pagar kantor skrg juga udah dipasang papan bertuliskan "Rumah Dijual". yes, gak tau lah apa maunya si bos. klo kantor ini udah kejual kita bakal kemana GAK TAU. ada rumor katanya mau beli ruko dimanalah belum jelas, trus mau pindah ke pool-lah,. pool nya juga mau pindahlah. ah,gak jelas!
sebete2nya sama nih kantor, tetep blm bs pindah. krn cuma di kantor ini gue bisa punya waktu yang fleksibel buat ketemu Kheif dan bawa Kheif ke dokter. Jadi biarpun membosankan yah di tahan2 aja dulu, demi anak.
ternyata bukan cuma gue doang yang gak betah. Nuri, Santi, dan Ami juga ga betah. Alasannya bervariasi. Tapi tetep ada satu kesamaan, yaitu GAK TAHAN sama seorang karyawan laen di Pool! Gilak ya, segitu berpengaruhnya si orang itu sampe2 semua jadi gak betah. padahal orang itu juga bukan bos disini, cuma kesayangan bos. bageusss. hebringlah dia.
ART
Bulan puasa sebentar lagi, Lebaran juga :) Seneng Sedih deh. Seneng ketemu puasa dan lebaran lagi. Sedih karena harus berpusing2 nyari ART alias pembantu lagi. Karena pembantu yang sekarang pas ditanya mau balik apa engga habis lebaran nanti, bilangnya "belum pasti". Yuk mareee!
tapi ya gue siap2 aja buat kemungkinan terburuk. Jangankan habis lebaran. Seminggu sebelum lebaran kan dia udah pulkam. Nah, begimanakah nasib gue dan Kheif?? Gue kan masih harus ke kantor. Well, i honestly don't know what to do. Kita liat ajalah nanti.
Sekian nyampah kali ini. *radaPlong*
July 13, 2010
Mereka bisa, kenapa kita tidak?
Orang tua waras dan normal mana sih yang gak sayang sama anaknya? Pastilah semua ortu sayang dan ingin semua yang terbaik untuk anaknya. Sampai pada hal-hal yang keliatannya remeh.
Tiap pagi gue drop Kemal ke rumah tante. Gue sengaja parkir di depan pagarnya, bukan di parkiran diseberang rumah. Tujuannya adalah supaya cepat masuk ke dalam rumah. Kalo matahari lg terik jadinya gak kelamaan diluar. Kalo gue parkir diseberang, pastinya harus nyebrang dulu dong. Dan klo pas angkot lagi lewat terpaksa nunggu dulu dan bukannya gak mungkin kena asap debu dan paparan sinar matahari,kan? Ckckckck,segitunya ya :p
Begitu juga klo bawa Kemal kemana-mana. pastinya harus cari tempat yang baby-friendly. salah satu kriterianya adalah pake AC dan ga ada polusi udara yg disebabkan asap rokok maupun asap kendaraan. Atau bahkan enggak bawa Kemal pergi seharian dgn pertimbangan dia bakalan capek. Padahal dia cuma duduk di carseat, stroller, dan di gendongan, bukan disuruh lari sprint. tetep aja kita berfikir dia akan capek karena daya tahan tubuh atau imunitasnya yg masih rendah.
Yang paling dahsyat adalah sejak Kemal lahir dan gue harus balik ngantor, gue yang tadinya berangkat kerja ngangkot jadi bawa mobil. Karena musti anter drop Kemal dan mbaknya tiap pagi ke rumah si tante. Kasian si papa jadi kembali naik angkutan umum *love u pap!*. itu semua demi kenyamanan si bayi Kemal. Kayaknya kok ya gimanaaa gitu klo bawa bayi naik angkot. Alesannya kasian, gak nyaman, danmungkin gak aman.
Sempet juga ada celetukan, "kalo anak terlalu di protek spt itu, nanti dia malah jadi gak imun". Gue gak tau sih itu bener apa enggak.
"Trus gimana dengan anak jalanan? Mereka fine-fine aja,kan? Gak langsung sakit meski dibawa seharian di jalanan?". Well, gue suka rada sebel klo denger yang kayak gini. Walopun mungkin ada benernya juga.
Kadang gue pikir gue dan keluarga besar memang manja dan parnoan abis. Waktu hamil gue gak berani boncengan di motor. Padahal banyak kok bumil lain yang naek motor. Ponakan gue juga gak boleh naek sepeda di jalan depan rumahnya karena banyak angkot lewat. Tapi gue liat banyak anak-anak seumurannya yang maen sepeda. bahkan ada yang di jemput antar sekolah naik sepeda berdua dengan pengasuhnya. Tapi ponakan gue selalu diantar jemput sopir naek mobil. dan sesekali naek motor ojeg kalo mang kepaksa bangettt.
Well, ternyata memang keadaanlah yang memaksa kita, membentuk kita. Gue yakin gue naik kendaraan pribadi karena gue punya. Kalo gue gak punya pastinya gue akan bawa anak gue naik kendaraan umum kan?! Mosok klo ga punya kendaraan lantas gak pergi kemana2, ngendon dirumah, atau malah jalan kaki kemana-mana. Tampak tak mungkin.
Melindungi anak sebisa mungkin tentu merupakan kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Gue n suami akan melakukan sebaik yan kami bisa, semampu kami. Semoga besarnya anak-anak tetap bisa tumbuh jadi pribadi yang mandiri.
Tiap pagi gue drop Kemal ke rumah tante. Gue sengaja parkir di depan pagarnya, bukan di parkiran diseberang rumah. Tujuannya adalah supaya cepat masuk ke dalam rumah. Kalo matahari lg terik jadinya gak kelamaan diluar. Kalo gue parkir diseberang, pastinya harus nyebrang dulu dong. Dan klo pas angkot lagi lewat terpaksa nunggu dulu dan bukannya gak mungkin kena asap debu dan paparan sinar matahari,kan? Ckckckck,segitunya ya :p
Begitu juga klo bawa Kemal kemana-mana. pastinya harus cari tempat yang baby-friendly. salah satu kriterianya adalah pake AC dan ga ada polusi udara yg disebabkan asap rokok maupun asap kendaraan. Atau bahkan enggak bawa Kemal pergi seharian dgn pertimbangan dia bakalan capek. Padahal dia cuma duduk di carseat, stroller, dan di gendongan, bukan disuruh lari sprint. tetep aja kita berfikir dia akan capek karena daya tahan tubuh atau imunitasnya yg masih rendah.
Yang paling dahsyat adalah sejak Kemal lahir dan gue harus balik ngantor, gue yang tadinya berangkat kerja ngangkot jadi bawa mobil. Karena musti anter drop Kemal dan mbaknya tiap pagi ke rumah si tante. Kasian si papa jadi kembali naik angkutan umum *love u pap!*. itu semua demi kenyamanan si bayi Kemal. Kayaknya kok ya gimanaaa gitu klo bawa bayi naik angkot. Alesannya kasian, gak nyaman, dan
Sempet juga ada celetukan, "kalo anak terlalu di protek spt itu, nanti dia malah jadi gak imun". Gue gak tau sih itu bener apa enggak.
"Trus gimana dengan anak jalanan? Mereka fine-fine aja,kan? Gak langsung sakit meski dibawa seharian di jalanan?". Well, gue suka rada sebel klo denger yang kayak gini. Walopun mungkin ada benernya juga.
Kadang gue pikir gue dan keluarga besar memang manja dan parnoan abis. Waktu hamil gue gak berani boncengan di motor. Padahal banyak kok bumil lain yang naek motor. Ponakan gue juga gak boleh naek sepeda di jalan depan rumahnya karena banyak angkot lewat. Tapi gue liat banyak anak-anak seumurannya yang maen sepeda. bahkan ada yang di jemput antar sekolah naik sepeda berdua dengan pengasuhnya. Tapi ponakan gue selalu diantar jemput sopir naek mobil. dan sesekali naek motor ojeg kalo mang kepaksa bangettt.
Well, ternyata memang keadaanlah yang memaksa kita, membentuk kita. Gue yakin gue naik kendaraan pribadi karena gue punya. Kalo gue gak punya pastinya gue akan bawa anak gue naik kendaraan umum kan?! Mosok klo ga punya kendaraan lantas gak pergi kemana2, ngendon dirumah, atau malah jalan kaki kemana-mana. Tampak tak mungkin.
Melindungi anak sebisa mungkin tentu merupakan kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Gue n suami akan melakukan sebaik yan kami bisa, semampu kami. Semoga besarnya anak-anak tetap bisa tumbuh jadi pribadi yang mandiri.
Sang mantan
I've been meaning to say this:
Sang mantan,
kita gak harus keep communicating lho! Bukan berarti gak menjaga silaturahmi dan bukan berarti saling membenci juga. Anggap aja hubungan kita tetap baik, hanya saja we lost contact dan gak tau nomor telepon, pin bb, account facebook, twitter dan blog masing-masing.
So, please stop contacting, okey! Highly appreciated and have a good life ;)
Sang mantan,
kita gak harus keep communicating lho! Bukan berarti gak menjaga silaturahmi dan bukan berarti saling membenci juga. Anggap aja hubungan kita tetap baik, hanya saja we lost contact dan gak tau nomor telepon, pin bb, account facebook, twitter dan blog masing-masing.
So, please stop contacting, okey! Highly appreciated and have a good life ;)
di kantorku
Gue lagi rada mellow nih di kantor. Karena ada seorang temen yang di mutasi ke Pool dengan terpaksa. Terus tadi pagi gue juga denger kabar klo dua orang temen lainnya juga akan resign paling telat akhir tahun ini. Mereka pada gak betah kerja disini. padahal mereka udah kerja disini dua tahun lebih.
Gue sedih banget deh dengernya. Memang ini bukan kantor yang paling menyenangkan di seluruh dunia. And to be honest, gue juga sama aja sih sama mereka, gak terlalu betah juga. Tapi gue masih bisa tahan. Plus kantor ini kasih banyak kemudahan untuk gue bisa tetep punya waktu yg fleksibel untuk ketemu Kheif. Beda dengan temen2 yg kebanyakan masih muda dan jomblo. Masih dibawah 25th. gue ngerti kalo mereka sebaiknya memang berkembang mencari tempat kerja lain yang lebih baik. Gue juga kalo ada kesempatan pengen pindah juga cari yang lebih baik. Tapi untuk sekarang gue belum serius nyari, karena gue mau konsen ke Kheif dulu. Rasanya belum sanggup kerja dari pagi sampe malam, seharian gak ketemu anak. Jadi meskipun kantor ini bukan kantor favorit di dunia, setidaknya gue bisa dateng jam 9 pulang jam 4 dan istirahat siang ketemu Kheif. Untuk saat ini itu cukup buat gue.
Sekarang, plang yg menuliskan bahwa bangunan kantor ini DIJUAL sudah di gantung. Gue gak tau akan pindah kemana nih kantor. Belum tau apa gue juga akan pindah mengikuti kantor baru nanti. Yah, kita liat aja nanti yahhh. Ciao.
Gue sedih banget deh dengernya. Memang ini bukan kantor yang paling menyenangkan di seluruh dunia. And to be honest, gue juga sama aja sih sama mereka, gak terlalu betah juga. Tapi gue masih bisa tahan. Plus kantor ini kasih banyak kemudahan untuk gue bisa tetep punya waktu yg fleksibel untuk ketemu Kheif. Beda dengan temen2 yg kebanyakan masih muda dan jomblo. Masih dibawah 25th. gue ngerti kalo mereka sebaiknya memang berkembang mencari tempat kerja lain yang lebih baik. Gue juga kalo ada kesempatan pengen pindah juga cari yang lebih baik. Tapi untuk sekarang gue belum serius nyari, karena gue mau konsen ke Kheif dulu. Rasanya belum sanggup kerja dari pagi sampe malam, seharian gak ketemu anak. Jadi meskipun kantor ini bukan kantor favorit di dunia, setidaknya gue bisa dateng jam 9 pulang jam 4 dan istirahat siang ketemu Kheif. Untuk saat ini itu cukup buat gue.
Sekarang, plang yg menuliskan bahwa bangunan kantor ini DIJUAL sudah di gantung. Gue gak tau akan pindah kemana nih kantor. Belum tau apa gue juga akan pindah mengikuti kantor baru nanti. Yah, kita liat aja nanti yahhh. Ciao.
July 12, 2010
Drama sebelum tidur
Nidurin Kemal tiap malam selalu menjadi tantangan. Bukan cuma fisik tapi juga mental.
Cape fisik karena hrs di gendong supaya bobok. 8kg.Lumayanlah. Jangan ditanya lagi gimana pegelnya. Tapi sebenernya capek itu gak bakal seberapa seandainya dia gak rewel.
Capek mental karena boboin Kemal sangat menguras emosi. Kok bisa?? Ya gimana gak emosi kalo dia rewel mulu di gendong. Sibuk garuk-garuk kepala dan gusrek gusrek muka ke bajuku. Alhasil mukanya jd tambah merah di gosok2in ke bahu/dadaku (-_-')
Anak bayi memang ada juga yg rewel kalo mau tidur kan,ya? Tapi ngeliat dia sibuk garuk sana sini, gusrukin wajah ke baju/bahuku sambil resah gelisah gitu rasanya gimanaaaa gitu. Sedih banget.
Dan malam ini dia rewel lg. Pdhal aku udh gendong sambil berdiri. Garuk-garuk kepala krn atopiknya dan gusruk-gusruk muka karena ternyata ada UPIL (-_-')
Alhamdulillah,tetap nikmat punya anak :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Cape fisik karena hrs di gendong supaya bobok. 8kg.Lumayanlah. Jangan ditanya lagi gimana pegelnya. Tapi sebenernya capek itu gak bakal seberapa seandainya dia gak rewel.
Capek mental karena boboin Kemal sangat menguras emosi. Kok bisa?? Ya gimana gak emosi kalo dia rewel mulu di gendong. Sibuk garuk-garuk kepala dan gusrek gusrek muka ke bajuku. Alhasil mukanya jd tambah merah di gosok2in ke bahu/dadaku (-_-')
Anak bayi memang ada juga yg rewel kalo mau tidur kan,ya? Tapi ngeliat dia sibuk garuk sana sini, gusrukin wajah ke baju/bahuku sambil resah gelisah gitu rasanya gimanaaaa gitu. Sedih banget.
Dan malam ini dia rewel lg. Pdhal aku udh gendong sambil berdiri. Garuk-garuk kepala krn atopiknya dan gusruk-gusruk muka karena ternyata ada UPIL (-_-')
Alhamdulillah,tetap nikmat punya anak :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
SUKA-SUKA
Wekekekeke, mungkin gue adalah orang yg paling gak konsisten nih. Punya blog dua. Nulis suka-suka. Biarin. Wong blog sendiri ini. Gak ngerugiin siapapun juga. iya tohh?!!
Kalo wordpress gue bakalan lebih banyak tentang anak. Kalo blog ini sepertinya bakalan jadi online diary gituh. Buset dah dibaca sejagat raya yak! Kepedean deh, siapa juga kali yang baca. :D
Blog ini kayaknya juga bakalan jadi ajang narsis gw. Bukan foto sih, secara gw udah ga pede foto sehabis lahiran :p Tapi lebih ke cerita gue sehari hari aja.
Dan ada satu alasan lagi kenapa gue balik kemari. Yaitu karena gue udah terlanjur ngasih tau alamat blog wordpress gue ke bokap!!! Mampus gue! Niatnya sih baik. Biar si opa ter-update dengan perkembangan terbaru cucunya. Tapi ternyataaaa, that also means disaster bokkk...gue jadi gak bebas sebebas-bebasnya pergaulan anak muda masa kini *lebay*. Itu berarti badan sensor sodara sodara!!! gue jadi ga bisa cerita dengan bebas bahwa kami bertiga kecelakaan beruntun di tol padalarang dalam perjalanan ke Bandung. Dan mobil pun sepertinya akan menelan banyak biaya *nyiapin kencleng*. Well, ga bermaksud boong sih. Cuma menunggu waktu yang tepat aja untuk cerita :p
Kalo wordpress gue bakalan lebih banyak tentang anak. Kalo blog ini sepertinya bakalan jadi online diary gituh. Buset dah dibaca sejagat raya yak! Kepedean deh, siapa juga kali yang baca. :D
Blog ini kayaknya juga bakalan jadi ajang narsis gw. Bukan foto sih, secara gw udah ga pede foto sehabis lahiran :p Tapi lebih ke cerita gue sehari hari aja.
Dan ada satu alasan lagi kenapa gue balik kemari. Yaitu karena gue udah terlanjur ngasih tau alamat blog wordpress gue ke bokap!!! Mampus gue! Niatnya sih baik. Biar si opa ter-update dengan perkembangan terbaru cucunya. Tapi ternyataaaa, that also means disaster bokkk...gue jadi gak bebas sebebas-bebasnya pergaulan anak muda masa kini *lebay*. Itu berarti badan sensor sodara sodara!!! gue jadi ga bisa cerita dengan bebas bahwa kami bertiga kecelakaan beruntun di tol padalarang dalam perjalanan ke Bandung. Dan mobil pun sepertinya akan menelan banyak biaya *nyiapin kencleng*. Well, ga bermaksud boong sih. Cuma menunggu waktu yang tepat aja untuk cerita :p
June 23, 2010
May 20, 2010
Imunisasi DPT 2 & Polio
Usia: 4 bulan kurang 3 hari
berat badan: 7.5kg
Panjang: 62cm
3 hari menjelang usia 4 bulan ini kheif imunisasi DPT 2 dan Polio. Kheif pinter banget deh (seperti biasa) di taro di kasur pak dokter malah girang bgt ketawa-tawa. di njuss sama pak dokter dia gak nangis. Baru sesudah jarumnya masuk kheif nangis sebentar, itupun nangis kecil aja. Bukan nangis penuh drama seperti kalo mama pakein baju atau gak mood mandi (-_-'). Kheif curang niiiiy...:)
Kali ini DPT-nya ambil yang gak panas. Mama kapok deh kasih kheif DPT yg panas. Kasian liat kheif lemes pas sakit.
mmh, berikutnya imunisasi apa lagi ya?? *cari contekan dulu yaa,hihi* biar ga salah kayak tadi. Mama kira harusnya kheif imunisasi dpt 2 plus hep b 3. Ternyata hep b 3 itu harus berjarak 5 bln dari hep b 2. plusss, mama kirain Hib itu hep b ternyata bedaaa...hib itu vaksinasi buat meningitis. heheuuu...
berat badan: 7.5kg
Panjang: 62cm
3 hari menjelang usia 4 bulan ini kheif imunisasi DPT 2 dan Polio. Kheif pinter banget deh (seperti biasa) di taro di kasur pak dokter malah girang bgt ketawa-tawa. di njuss sama pak dokter dia gak nangis. Baru sesudah jarumnya masuk kheif nangis sebentar, itupun nangis kecil aja. Bukan nangis penuh drama seperti kalo mama pakein baju atau gak mood mandi (-_-'). Kheif curang niiiiy...:)
Kali ini DPT-nya ambil yang gak panas. Mama kapok deh kasih kheif DPT yg panas. Kasian liat kheif lemes pas sakit.
mmh, berikutnya imunisasi apa lagi ya?? *cari contekan dulu yaa,hihi* biar ga salah kayak tadi. Mama kira harusnya kheif imunisasi dpt 2 plus hep b 3. Ternyata hep b 3 itu harus berjarak 5 bln dari hep b 2. plusss, mama kirain Hib itu hep b ternyata bedaaa...hib itu vaksinasi buat meningitis. heheuuu...
May 13, 2010
K ♓ € I ƒ 3mos ++
3m20d baby K ♓ € I ƒ is weighing 7,5kg :)
Baju2,kaos kaki,diapers udh ketat atau gak muat sm sekali. Diapers udh pake ukuran M.
Paha udh kayak roti sobek :p
Alhamdulillah
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Baju2,kaos kaki,diapers udh ketat atau gak muat sm sekali. Diapers udh pake ukuran M.
Paha udh kayak roti sobek :p
Alhamdulillah
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Isep jari dan atopic dermatitis
Skrg kheif lg suka bgt liat2 tangannya dan masukin tangan ke mulut. Mama pgn beliin teether drpd kheif ngenyot tangan. Tapi agak ragu juga,takutnya gak bisa jaga kehigienisan teether,bisa2 kheif mencret.
Selama ini mama tau dr oma is klo K ♓ € I ƒ anak atopic. Timbul merah2 di tubuh n yg plg parah di wajah. Saking gatelnya K ♓ € I ƒ pgn garuk terus dan bobonya gelisah. Dan kmrn opa bilang klo K ♓ € I ƒ atopic dermatitis atau eczema. Dan opa suruh mama googling di inet utk cari2 tau. Ternyata mmg bener semua gejalanya ada di kheif. Mama kasian sama K ♓ € I ƒ . Banyak sekali sakitnya. But we dunt hv time to continuosly complaining n pitty ourselves. We hv to find out how to cope with it. AD ga bs disembuhkan. Jd mama hrs telaten ngerawatnya. K ♓ € I ƒ ga boleh mandi lama2 berendam di soapy water,jd mama belikan sabun lactacyd baby. First line treatment adalah moisturizer *thx to dr diana,tmn sma mama who soon to be dr spesialis kulit* mama siapkan 3pelembab. Switzal baby with zinc, ezzera, dan yg paling mahal physiogel.pakenya di combine biar irit n hasil maksimal. Sesekali klo eksimnya keliatan bkn kheif 'menderita' bgt mama kasih apolar desonide, cream golongan kortikosteroid utk moderate eczema. Tp pemakaiannya ga blh utk jangka panjang krn ada efek samping spt penipisan kulit, resistensi,dsb.
Bismillah ya,mudah2an sembuh. Dan sehat terus ya,sayang. InsyaAllah..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Selama ini mama tau dr oma is klo K ♓ € I ƒ anak atopic. Timbul merah2 di tubuh n yg plg parah di wajah. Saking gatelnya K ♓ € I ƒ pgn garuk terus dan bobonya gelisah. Dan kmrn opa bilang klo K ♓ € I ƒ atopic dermatitis atau eczema. Dan opa suruh mama googling di inet utk cari2 tau. Ternyata mmg bener semua gejalanya ada di kheif. Mama kasian sama K ♓ € I ƒ . Banyak sekali sakitnya. But we dunt hv time to continuosly complaining n pitty ourselves. We hv to find out how to cope with it. AD ga bs disembuhkan. Jd mama hrs telaten ngerawatnya. K ♓ € I ƒ ga boleh mandi lama2 berendam di soapy water,jd mama belikan sabun lactacyd baby. First line treatment adalah moisturizer *thx to dr diana,tmn sma mama who soon to be dr spesialis kulit* mama siapkan 3pelembab. Switzal baby with zinc, ezzera, dan yg paling mahal physiogel.pakenya di combine biar irit n hasil maksimal. Sesekali klo eksimnya keliatan bkn kheif 'menderita' bgt mama kasih apolar desonide, cream golongan kortikosteroid utk moderate eczema. Tp pemakaiannya ga blh utk jangka panjang krn ada efek samping spt penipisan kulit, resistensi,dsb.
Bismillah ya,mudah2an sembuh. Dan sehat terus ya,sayang. InsyaAllah..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
April 8, 2010
Kheif 2,5mos
Berat badan 6,65kg
Lagi seneng main ludah
Gak tahan ac dingin,hidung nya langsung mampet
Mama diet susu, cokelat, kacang2an,keju,yogurt,telur *langsing* :p
Kheif Potong rambut jadi cepak abissss.. :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Lagi seneng main ludah
Gak tahan ac dingin,hidung nya langsung mampet
Mama diet susu, cokelat, kacang2an,keju,yogurt,telur *langsing* :p
Kheif Potong rambut jadi cepak abissss.. :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Subscribe to:
Posts (Atom)